KASAU LANTIK 200 PERWIRA ALUMNI SETUKPA

Jakarta -KASAU LANTIK 200 PERWIRA ALUMNI SETUKPA. Kasau Marsekal TNI Agus Supriatna melantik dan mengambil Sumpah Prasetya Perwira, 200 Perwira alumni Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Angkatan-19 TP 2016, 16 orang diantaranya adalah Wanita Angkatan Udara (Wara) di Lapangan Dirgantara Lanud Adi Soemarmo, Solo. Rabu (23/11).

Menurut Kasau, pendidikan dilaksanakan selama delapan bulan di Skadron Pendidikan (Skadik) 401, para siswa yang berasal dari Bintara dididik untuk menjadi Perwira dibekali berbagai materi pelajaran, baik pembinaan fisik maupun ilmu pengetahuan umum, diantaranya managerial, Kode Etik Perwira, Cara Memberika Instruksi (CMI), HAM, PKn, maupun Teknik Berbicara Efektif. Dan sebagai siswa terbaik di raih Letda Sus Agus Tri Susilo dari Lanud Iswahjudi Madiun.


“Para perwira dari berbagai Korp tersebut akan menepati jabatan sesuai kebutuhan di jajaran TNI AU dari Sabang sampai Merauke, dan apabila dari satuannya asalnya masih membutuhkan perwira tersebut, maka akan di kembalikan ke kesatuannya. Namun sebagai perwira harus siap ditugaskan dimana saja”, jelasnya.

 Sementara dalam sambutannya Kasau mengatakan, Organisasi TNI Angkatan Udara diawaki oleh personel yang memiliki kemampuan mumpuni setelah melalui berbagai jenjang pendidikan sehingga dapat melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai profesinya masing-masing.   Dengan telah dilantiknya para perwira baru, maka  upaya memenuhi kebutuhan personel pada strata perwira, secara bertahap dapat diwujudkan, sesuai dengan konsep pengembangan kekuatan personel Angkatan Udara.

Sumpah Perwira yang telah diucapkan merupakan pernyataan tekad akan kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dan tanggung jawab sebagai pemimpin di lingkungan Angkatan Udara, untuk itu sumpah tersebut harus selalu dipegang teguh serta diimplementasikan dengan komitmen yang tinggi.

Selain keterikatan kepada Sumpah Perwira, juga harus tetap memegang teguh dan menghayati  Sumpah Prajurit, Sapta Marga dan Kode Etik Perwira sebagai landasan dasar pengabdian yang mengandung nilai-nilai keprajuritan.  Semuanya merupakan nilai-nilai yang harus menyatu secara utuh dalam pribadi setiap perwira, serta terlihat jelas dalam pola pikir, pola sikap dan pola tindak, baik dalam melaksanakan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari, ungkap Kasau.

Dikatakan, peralatan modern dan canggih belum merupakan jaminan akan keberhasilan pelaksanaan tugas, bila tidak diimbangi dengan kualitas personel yang memiliki pengetahuan, kemampuan dan profesionalitas yang tinggi serta sikap mental yang selalu berusaha menaklukkan setiap bentuk tantangan.

Untuk itu harus disadari bahwa tantangan yang dihadapi Angkatan Udara di masa depan selalu terkait dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang penuh dinamika, beserta dampak yang ditimbulkannya.  Karena itu diharapkan agar para perwira senantiasa berusaha untuk meningkatkan pengetahuan sehingga mampu menjawab setiap tuntutan tugas yang dihadapi, pinta Kasau. 

Related

TNI 2008216982739293382

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

Hubungi kami

Nama

Email *

Pesan *

item