Adiwiyata Momentum Penyelamatan Tumbuhan dan Satwa Langka

Jakarta -Adiwiyata Momentum Penyelamatan Tumbuhan dan Satwa Langka. kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menggandeng Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Sarasehan dan Pemberian Penghargaan Adiwiyata Nasional dilaksanakan sebagai bagian dan rangkaian peringatan Hari Cinta Puspa Satwa Nasional (HCPSN) yang merupakan momentum gerakan penyelamatan tumbuhan dan satwa lokal darl ancaman kepunahan.

Keanekaragaman puspa dan satwa, selain memberikan keseimbangan pada lingkungan, meningkatkan kualitas lingkungan, sebagai sumber pangan dan obat-obatan, juga menghasilkan jasa lingkungan. Sekolah-sekolah Adiwiyata dapat menjadi agen bagi terjaganya keanekaragaman puspa dan satwa lokal, melalui kegiatan mengenal, menanam, memelihara dan mengembang-biakan tanaman Iangka dan khas lokal. 


Siswa yang terlibat dalam kegiatan tersebut, diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi muda yang clnta terhadap puspa dan satwa, yang kelak ketika dewasa dan menjadi pemegang keputusan akan mengintegrasikan kepentingan lingkungan dalam setiap keputusannya.

Penghargaan Adiwiyata Nasional tahun 2016 diberikan kepada 489 sekolah terdiri atas Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI) 182 sekolah, Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) 182 sekolah, Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA) 98 sekolah dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan/atau Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) 27 sekolah yang berasal dari 31 Provinsi, 132 Kabupaten dan 51 Kota. Penghargaan Adiwiyata Nasional ini diberikan melalui seleksi administrasi, penilaian dokumen dan verifikasi Iapangan yang dimulai pada bulan Agustus hingga bulan November 2016, dengan melibatkan berbagai institusl lingkungan pada tingkat kabupaten, kota dan provinsi. Untuk meningkatkan kontribusi sekolah-sekolah Adiwiyata terhadap peningkatan kualitas lingkungan, maka diperlukan pengembangan Program Adiwiyata baik secara kuantitas maupun kualitas.

Bertempat di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Selasa (13/12) Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menyerahkan penghargaan kepada sekolah sekolah penerima Adiwiyata yang berasal dari seluruh Indonesia.

Makna dari Kata ADIWIYATA adalah Tempat yang baik dan ideal dimana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup kita dan menuju kepada cita-cita pembangunan
berkelanjutan.

Program Adiwiyata adalah insentlf dan bentuk apresiasi bagi sekolah-sekolah yang menunjukkan komltmen dan mau bekerja keras untuk bisa memenuhi 4 (empat) komponen yang ditentukan yaitu kebijakan sekolah, kurikulum, kegiatan berbasis partisipatif dan sarana/prasarana pendukung pendidikan lingkungan. Diharapkan dengan program Adiwiyata ini, akan dapat memacu dan menginspirasi sekolah lain untuk ikut berperan aktif dalam mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan hidup.

Sekolah-sekolah Adiwiyata Nasional selanjutnya diharapkan dapat menjadi sekolah model dan percontohan di daerah maslng-masing, disesuaikan dengan kekhasan dan keunikan maslng-masing sekolah. Selanjutnya sekolah-sekolah peraih penghargaan Adiwiyata Nasional ini diharapkan dapat terus meningkatkan prestasl, yaitu dengan tetap konsisten melakukan berbagai pengembangan serta mengajak sekaligus membina minimal 3 (tiga) sekolah lainnya untuk menjadi sekolah peduli dan berbudaya lingkungan. Melalui hal tersebut maka sekolah Adiwiyata Nasional dapat dlajukan sebagai penerima penghargaan sekolah Adiwiyata Mandiri. (Dn/JF)

Related

Nasional 3754879508455561432

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

Hubungi kami

Nama

Email *

Pesan *

item