Himbauan Habib Rizieq Shihab Untuk Menahan diri Tak Digubris, Sejumlah Wartawan Dipukul dan Diludahi.

Jakarta -Himbauan Habib Rizieq Shihab Untuk Menahan diri Tak Digubris, Sejumlah Wartawan Dipukul dan Diludahi. Himbauan Habib Rizieq Shihab Untuk Menahan diri Tak Digubris, Sejumlah Wartawan Dipukul dan Diludahi. Himbauan Ketua Dewan Pembina Habib Rizieq Syihab meminta massa untuk menahan diri saat Aksi 112, tidak digubris peserta Aksi.

Seperti pemberitaan media online (detiknews, Sabtu 11 Feb 2017, 16:59 ) Habib menyatakan. "Saya minta ulama, habaib menahan diri, menjaga diri, tidak melakukan satu hal apapun yang merugikan kita," ujar Rizieq di zikir nasional 112, di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat,


Namun himbauan tersebut musnah ketika disalah satu media online lainnya (okezone) memberitakan bahwa pada aksi tersebut telahdiwarnai tindakan tak terpuji seperti pemukul kepada insan Pers.

Seperti yang diberitakan,.sebanyak dua wartawan Metro TV kembali mendapat tindakan tidak menyenangkan saat meliput aksi GNPF MUI.

Kali ini tindakan itu diperoleh dari massa peserta Aksi Bela Ulama 112 di kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta.

Desi selaku reporter Metro TV mengaku mendapat kekerasan di bagian kepalannya, karena mendapatkan hantaman dari batang bambu oleh massa peserta aksi.

"Mukul pakai bambu dari atas, samping lalu kita juga dilempar pakai gelas air mineral," ujar Desi di lokasi, dilansir dari laman JPNN, Sabtu (11/2/2017).

Sementara itu kamerawan Metro TV, Ucha juga menjadi korban kekerasan oleh peserta aksi. Badannya mendapatkan pukulan dari massa. Bahkan dia mendapatkan ludahan dari massa.

"Perut, sama pundak sama diludahin. Mereka pukul pakai tangan, ada juga nendang di bagian kaki," katanya.

Akibat kejadian tersebut, wartawan Metro TV sudah diamankan ke tempat yang lebih kondusif, yakni Gereja Katedral untuk mendapatkan pertolongan pertama. Demikian seperti pemberitaan okezone yang juga melansir laman JPNN, Sabtu (11/2/2017).(e)

Related

Peristiwa 8577650180025254411

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

Hubungi kami

Nama

Email *

Pesan *

item