Kadispenad : Bangun Sistem Informasi dan Komunikasi Harus Didukung Kultur Kerja Produktif

Jakarta -Kadispenad : Bangun Sistem Informasi dan Komunikasi Harus Didukung Kultur Kerja Produktif. Kepala Dinas  Penerangan Angkatan Darat  (Kadispenad) Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh  membuka Rapat Kerja Teknis Penerangan Angkatan Darat (Rakernispen TNI AD ) tahun 2018, bertempat di Aula Jenderal Besar A.H Nasution, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) Jakarta, Jumat (23/2/2018).

Rakernispen TNI AD yang berlangsung selama satu hari ini membahas berbagai program kerja Penerangan Angkatan Darat serta tindak lanjut dari Rapim TNI AD yang digelar beberapa waktu lalu. 


Melalui Rakernispen tahun 2018 ini, Penerangan Angkatan Darat bertekad melakukan berbagai upaya untuk semakin meningkatkan profesionalisme prajurit Penerangan TNI Angkatan Darat,  agar tercipta optimalisasi pelaksanaan program kerja guna mendukung tugas pokok TNI AD.


Kadispenad Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh mengatakan, dengan dinamika tantangan tugas penerangan yang semakin kompleks,   profesionalisme yang melahirkan profesionalitas kerja sangatlah penting.

"Peran sebagai penjuru terdepan dalam mempublikasikan kegiatan dan kinerja TNI AD guna membentuk opini, _counter opini_ dan memproteksi organisasi, menuntut insan penerangan untuk bekerja profesional dan saling bersinergi dengan bidang-bidang lainnya secara internal, maupun dengan komunitas pers pada semua tingkatan secara eksternal, sehingga akan berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan pelaksanaan tugas-tugas TNI AD,"ujarnya.

Dijelaskan Kadispenad, untuk mewujudkan profesionalisme tugas penerangan, diperlukan berbagai faktor pendukung baik dalam hal sumber daya personel, piranti lunak sebagai payung hukum maupun piranti keras berupa sarana prasarana. "Namun karena keterbatasan dan pertimbangan-pertimbangan tertentu, belum semua faktor pendukung tersebut tersedia, ataupun apabila sudah tersedia tetapi belum memenuhi standar sebagaimana yang diharapkan,"ucapnya.

“Situasi dan kondisi tersebut, hendaknya tidak menjadikan penghalang untuk terus berkarya. Berbagai langkah inovatif dan progresif perlu terus dikembangkan untuk membangun sistem informasi dan komunikasi yang di dukung oleh kultur kerja yang produktif,” tegas Kadispenad.

Ditegaskannya, komitmen orientasi pada tugas ini sangat penting, karena jajaran penerangan TNI AD menyadari sepenuhnya bahwa hal paling penting yang harus dilakukan saat ini adalah mengelola komunikasi publik dalam memenangkan persepsi, mewujudkan legitimasi dan memperoleh kepercayaan publik dalam menampilkan kondisi dan pencapaian kinerja TNI yang nyata. 

Kadispenad menuturkan, untuk menjawab tantangan tersebut, maka melalui Rakernis Penerangan TNI AD ini, diharapkan dapat merumuskan kebijakan dan langkah-langkah konkret satuan Penerangan dapat bekerja lebih optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AD. 


Dalam kunjungannya, Ir. Diana Padang menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pos Wailey Satgas Yonif Raider 515 Kostrad, yang telah berupaya keras memajukan sektor pertanian di wilayah Maluku melalui sentuhan para prajurit.

Diana mengatakan bahwa pihaknya akan menjadikan Desa Tala sebagai lumbung jagung di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat maupun Provinsi Maluku. Disamping itu, dia juga mengharapkan kegiatan yang dilakukan Pos Wailey ini dapat menjadi sarana edukasi dan informasi bagi petani serta masyarakat Maluku.

Sementara itu, Letkol Inf Syafruddin menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu bukti nyata kepedulian satuannya terhadap pertanian di wilayah Maluku. Ia mengaku jika program ini memang sudah dipersiapkan oleh para prajurit sejak di homebase, untuk digalakan dan dikembangkan di daerah penugasan.

"Semoga dengan diadakannya program ini dapat menjadi pembelajaran dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Maluku, khususnya dari sektor pertanian", terangnya.

Related

TNI 1385924452559550862

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

Hubungi kami

Nama

Email *

Pesan *

item