Tebar Qurban Kejaksaan Negeri Jakarta Utara Untuk Masyarakat Sekitar

Jakarta - Ada nilai kebaikan dalam memperingati Idul Adha. Kita mendapat pelajaran tentang keihklasan dan semangat untuk berbagi kepada sesama. Tanpa memandang ras dan golongan. Nilai luhur tersebut yang coba diusung dan ditularkan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara dengan menggelar “Tebar Qurban Untuk Masyarakat Sekitar”, yang digelar di halaman kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, yang terletak di  Jalan Enggano Nomor 1, Tanjung Priok,  Jakarta Utara, Kamis, 23 Agustus 2018 yang dimulai pada jam 09.00 pagi.

Dalam acara ini Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara Robert M Tacoy, SH, MH Menyampaikan "Bahwa kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1439 H."


Ridho Setiawan SH, MH, Kasi Intel Kejari Jakarta Utara, mengatakan, "Kami coba mengambil semangat dari nilai luhur yang terkandung dalam perayaan Idul Adha 1439 Hijriah dengan menggelar “Tebar Qurban Kejaksaan Negeri Jakarta Utara untuk masyarakat sekitar". "Sebanyak lima ekor sapi dan 5 ekor kambing,” ujar pria yang akrab disapa Ridho, kepada Jakarta Forum, Kamis (23/8/2018).


Lebih lanjut Ridho menjelaskan, rencananya daging hewan kurban akan di bagikan pihak panitia kepada masyarakat yang berhak menerima di sekitar kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Utara hingga kecamatan. “Kami mentargetkan ada 550 kantong daging qurban yang akan kami distribusikan kepada masyarakat yang berhak di sekitar Kejaksaan Negeri Jakarta Utara dan masyarakat lainnya,” ujar Ridho.


Ia menambahkan, pihak panitia telah merencanakan daging hewan qurban akan didistribuskan kepada penghuni rumah tahanan (rutan) sebanyak 100 kantong, masyarakat sekitar 300 kantong, karyawan dilingkungan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara sebanyak 150 kantong, pihak pengkurban dan panitia 35 kantong, wartawan yang bertugas meliput di lingungan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara 15 kantong,

Kajari Jakarta Utara sedang membagikan daging qurban kemasyarakat sekitar kantor Kejari Jkt Utara


“Sisanya akan kami distribusikan kepada masyarakat yang tidak mendapatkan kupon sekitar 50 hingga 100 kantong, yang berprofesi sebagai tukang ojek, tukang becak, petugas kebersihan, pedagangan asongan, pedang kaki lima, dan masyarakat lain yang membutuhkan,” pungkas Ridho.


Related

Peristiwa 4326649540954816609

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

Hubungi kami

Nama

Email *

Pesan *

item